Berita Inforamsi Bola Terbaru 2021
Positif COVID-19, Sekda Jabar Jalani Isolasi Mandiri | Ditangkap Polisi karena Narkoba, Instagram Anji Diserbu Netizen | BPBD Jabar Siapkan Mitigasi Bencana di DAS Citarum dan Aplikasi Peringatan Dini | Satgas Waspada Investasi Blokir 3.193 Pinjaman Online Ilegal | Liga 1: Tak Hanya Gelar Pemusatan Latihan di Bekasi, PSS juga Agendakan Laga Uji Coba | KKP tangkap 19 kapal nelayan asing pencuri ikan | Masuki Musim Kemarau, Jabar Waspadai Bencana Kekeringan | Keselamatan Siswa Harus Menjadi Prioritas Pembukaan Sekolah | DKI Sudah Terima 4,4 Juta Dosis Vaksin | 6 Bahan Pengganti Sabun Cuci Piring yang Alami dan Praktis | Lapan: Gerhana Matahari Cincin Bertepatan Fase Bulan Baru 10 Juni | VIDEO : China Negara Pertama Laporkan Virus Flu Burung H10N3 Menular ke Manusia | Strategi Jemput Bola untuk Percepat Vaksinasi COVID-19 Lansia di Jabar | Ridwan Kamil Ajak HDCI Promosikan Wisata Indonesia | Telah Hadir di Indonesia, Jaringan 5G Siap Didukung Oleh Gadget Terbaru vivo |
Home Sitemap Cari disclaimer Contack Me  

Istana Sebut Pengetatan Mudik Lebaran 2021 Belajar dari Kasus Covid-19 di India

Oleh : Rista Simbolon (Via Merdeka ) | Diterbitkan 1 month ago | Short link: https://lazoid.com/link/8299399

Bagikan Ke : Facebook Twitter


Merdeka.com - Juru Bicara Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Fadjroel Rachman mengatakan, pengetatan mudik Lebaran 2021 karena pemerintah belajar dari lonjakan kasus Covid-19 di India. Untuk itu, pemerintah melakukan pengetatan perjalanan rute domestik sebelum dan sesudah kebijakan pelarangan mudik.

"Kenapa jadi ada lagi pra pengetatan, pelarangan, dan pascapengetatan? Pemerintah belajar dari kasus India yang mengalami masa Covid-19 periode kedua," katanya dalam sebuah video di instagramnya @fadjroelrachman, Jumat (23/4).

Dia mengungkapkan, kenaikan kasus Covid-19 di India dalam sehari mencapai 295.041. Bukan hanya itu, India juga mencatat angka kematian sebanyak 2.022 dalam satu hari.

Lonjakan ini terjadi karena tingginya mobilitas atau pergerakan masyarakat. Untuk itulah, pemerintah melakukan peniadaan dan pengetatan mudik Lebaran 2021 agar Indonesia tak bernasib seperti India.

"Itulah pemerintah mengambil keputusan ada pra pengetatan, ada pelarangan 6-17 Mei, lalu ada pasca pengetatan," ujar Fadjroel.

Sebelumnya, pemerintah memperketat mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Pengetatan ini tertuang dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Aturan ini berlaku selama 22 April 2021-5 Mei 2021 dan 18 Mei-24 Mei 2021. Dalam addendum ini, tertuang sejumlah syarat perjalanan yang harus dipenuhi oleh masyarakat. Misalnya, membawa surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen atau menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes GeNose C-19 sebagai syarat perjalanan.

Disamping itu, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik Lebaran 2021 untuk semua masyarakat yang berlaku 6-17 Mei 2021. Kebijakan pelarangan mudik ini tetap berlaku meski ada aturan pengetatan.

Reporter: Lisza Egeham
Sumber: Liputan6.com [fik]


Istana Sebut Pengetatan Mudik Lebaran 2021 Belajar dari Kasus Covid-19 di India | Bang Naga | on 6:53:13pm Jumat 18 Juni 2021 | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Istana Sebut Pengetatan Mudik Lebaran 2021 Belajar dari Kasus Covid-19 di India
Description: Istana Sebut Pengetatan Mudik Lebaran 2021 Belajar dari Kasus Covid-19 di India
Alamat: https://lazoid.com/news/8299399.html
Artikel Terkait

                            Positif COVID-19, Sekda Jabar Jalani Isolasi Mandiri

Positif COVID-19, Sekda Jabar Jalani Isolasi Mandiri


Sumutkota.com ... Read More →






                            KKP tangkap 19 kapal nelayan asing pencuri ikan

KKP tangkap 19 kapal nelayan asing pencuri ikan


Sumutkota.com ... Read More →


                            Masuki Musim Kemarau, Jabar Waspadai Bencana Kekeringan

Masuki Musim Kemarau, Jabar Waspadai Bencana Kekeringan


Sumutkota.com 3 ... Read More →



                            DKI Sudah Terima 4,4 Juta Dosis Vaksin

DKI Sudah Terima 4,4 Juta Dosis Vaksin


Sumutkota.com ... Read More →






                            Ridwan Kamil Ajak HDCI Promosikan Wisata Indonesia

Ridwan Kamil Ajak HDCI Promosikan Wisata Indonesia


Sumutkota.com ... Read More →


Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest Update

  • Honda Mau Ikutan Jelajah Bulan, Bantu Sediakan Oksigen dan Listrik
  • Ternyata Dealer Belum Jual Mobil Baru dengan Insentif 100% Lagi
  • Free Practice I MotoGP Jerman: King of The Ring, Marc Marquez Tercepat!
  • Honda Odyssey Setop Produksi, Begini Nasibnya di Indonesia
  • Sejarah Perubahan Grill BMW dari Masa ke Masa, Sejak 1933 sampai 2021
  • Duel MPV Mewah Honda Odyssey vs Toyota Alphard, Siapa Terlaris di Indonesia?
  • Mulai dari Rp 185 Juta, Ini Daftar Harga Daihatsu Rocky 1.2
  • Spesifikasi dan Harga BMW Seri 4 di Indonesia
  • Krisis Chip Masih Melanda, Produksi Daihatsu Tak Terkendala

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
    © 2017 - 2021 lazoid.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds